Hampir semua aspek pekerjaan dalam kehidupan kita sehari-hari telah mengandalkan internet. Sudah bukan rahasia, lagi untuk mencari segala solusi dari pertanyaan pertanyaan yang ada orang pasti cari jawabannya di internet. Termasuk dalam Bisnis Online, Internet adalah salah satu Faktor penting di dalamnya, karena tanpa Internet maka kita tidak akan bisa Online untuk memasarkan produk atau jasa yang hendak dipasarkan.
Lalu, apa sebenarnya pengertian internet? Bagaimana sejarah perkembangan internet?
Internet adalah suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektonik dengan media yang lainnya. Standar teknologi pendukung yang dipakai secara global adalah Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (disingkat sebagai istilah TCP/IP). TCP/IP ini merupakan protokol pertukaran paket (dalam istilah asingnya Switching Communication Protocol) yang bisa digunakan untuk miliaran lebih pengguna yang ada di dunia
Sementara itu, istilah “internetworking” berarti cara/prosesnya dalam menghubungkan rangkaian internet beserta penerapan aturannya yang telah disebutkan sebelumnya.
1. PENGERTIAN INTERNET MENURUT PARA AHLI
Berikut ini kami akan memberikan berbagai macam definisi internet yang bisa Anda baca juga untuk menambah wawasan
Internet menurut Onno Purbo
Menurut Purbo (dalam Prihatna, 2005) Internet pada dasarnya adalah suatu media yang dipakai untuk mengefesiensikan proses komunikasi yang disambungkan lewat berbagai aplikasi semacam Web, VoIP, E-mail.
Menurut Oetomo (2002)
Internet adalah singkatan atau singkatan dari international network, yang didefinisikan juga sebagai suatu jaringan komputer yang sangat besar, dimana jaringan komputer tersebut terdiri dari beberapa jaringan-jaringan kecil saling terhubung satu sama lain.
Menurut Heywood (1996)
Menurut Heywood (1996) internet adalah istilah teknologi yang muncul mulanya pada akhir tahun 60-an yaitu pada saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan suatu standar baru dalam melakukan komunikasi Internetworking. Standar baru ini haruslah merupakan standar yang sanggup menghubungkan berbagai jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian atau juga yang ilmiah seperti di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu juga dioperasikan pada kondisi minimum akibat bencana maupun perang.
2. SEJARAH INTERNET DUNIA
Di tahun 1960-an, Departemen Pertahanan dari Amerika Serikat lewat Advanced Research Projects Agency yang disingkat juga sebagai ARPA merintis suatu sistem jaringan bernama ARPANET.
ARPANET ini adalah asal mulanya sebelum terbentuk teknologi internet. Di tahun 1980-an, barulah internet mulai dipakai oleh kalangan terbatas dan menjalankan fungsinya dengan menghubungkan berbagai kampus atau universitas yang populer di Amerika Serikat sendiri.
Protokol standar dari TCP/IP sendiri mulai dipublikasikan ke publik di tahun 1982. Adanya nama domain juga sudah mulai dipakai empat tahun setelahnya, tepatnya di tahun 1984. Lalu, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan mulai dikembangkan di tahun 1986. NSFNET inilah yang mulai menggantikan peranan dari ARPANET sebagai suatu wadah riset terkait di Amerika Serikat. Beberapa jaringan internasional pada banyak negara akhirnya mulai dikembangkan dan dihubungkan lewat NSFNET tersebut.
ARPANET kemudian diturunkan pada tahun 1990. Namun memang internet hasil pengembangannya itu sendiri tetap berkembang terus-menerus hingga sekarang ini. Dulu, informasi yang dapat dimiliki lewat internet cuma informasi yang berbasis teks. Dan pada tahun 1990, layanan sejenis berbasis tampilan grafis yang dikenal sebagai WWW (World Wide Web) mulai dikembangkan lagi oleh CERN.
Di tahun 1993, InterNIC pun didirikan agar bisa melayani pendaftaran nama domain dari publik. Sekitar tahun 1994, internet masuk ke negara kita, Indonesia.
3. SEJARAH INTERNET DI INDONESIA
Pada waktu itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenali dengan nama unik yaitu Paguyuban Network. Paguyuban Network ini juga berarti serupa dengan namanya dimana semangat kekeluargaan atau kerjasama terjadi begitu akrab diantara para anggota pengembang teknologinya. Hal ini cukup berbeda bila dibandingkan dengan suasana pengembangan Internet di Indonesia sekarang-sekarang ini yang tentunya lebih ke arah komersial tujuannya. Tapi tentunya tak hanya sisi negatif yang dirasa, pertumbuhan e-commerce dan perusahaan komersial lainnya jadi meningkat drastis dan turut membangun juga ekonomi bangsa.
Kala itu RMS Ibrahim, Adisoemarta, Suryono, Muhammad Ihsan, Putu, Robby Soebiakto, Firman Siregar, Adi Idrayanto, dan Onno Purbo adalah beberapa nama-nama tokoh pengembang legendaris yang tercatat di sejarah internet awal-awal Indonesia, tepatnya sekitar tahun 1992 sampai 1994. Setiap pengembang itu sudah berkontribusi dan mendedikasikan keahliannya dalam membangun sejarah IT diIndonesia
4. PENGERTIAN MARKETING
Marketing memang sangat erat kaitannya dengan kegiatan kehidupan kita sehari-hari karena objeknya yaitu Konsumen. Biasanaya kita sebagai konsumen sering dihadapkan pada beberapa pilihan seperti memilih merek dari produk tertentu yang hendak kita beli, dimana kita akan membelinya dan menentukan waktu ataupun kualitas saat melakukan pembelian. Jadi kita sebagai konsumen bisa dijadikan informasi yang dibutuhkan oleh para Marketer dalam melakukan suatu kegiatan marketing.
Pemasaran atau marketing ialah suatu rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Caranya dengan membuat produk, menentukan harganya, tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada para konsumen
5. DEFINISI MARKETING MENURUT PARA AHLI
Marketing menurut William J. Shultz (1961)
William J. Shultz (1961) dalam bukunya “Outlines of Marketing. Marketing atau distribusi adalah usaha kegiatan yang menyalurkan barang dan jasa dan produsen dan konsumen.
6. SEJARAH BISNIS ONLINE
Istilah “bisnis online” itu begitu populer dan sangat mungkin familiar bagi sebagian orang, misalnya para konsumen bisnis online.
Jika menilik pertumbuhan jumlah pengguna internet, sangat mungkin tumbuh pula para pelaku bisnis online. Beberapa penelitian bisa menyebutkan jumlah transaksi bisnis online terus meningkat dari tahun ke tahun. Tapi, sejak kapankah sebenarnya aktivitas online ini pertama kali ada?
Wikipedia menulis sejarah bisnis online terlacak mulai tahun 1980-an, yaitu saat mulai digunakannya email elektronik atau sekarang kita kenal dengan istilah e-mail (electronic mail). Kala itu, fasilitas pertukaran data elektronik ini digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk berinteraksi dan bertransaksi dalam skala internasional. Data elektronik yang dimaksud adalah pesan teks, foto, video atau audio yang dikirim ke komputer atau perangkat selular. Jadi, bisnis online kala itu masih sebatas mengandalkan teknologi yang bernama e-mail
Belanja online pertama dilakukan pada 1979 di Inggris ketika Michael Aldrich dari Redifon Computers mampu menghubungkan televisi dengan komputer yang mampu memproses transaksi real time melalui sarana kabel telepon. Dari temuan itu, sejak 1980 ia jualan sistem belanja online ke penjuru Inggris. Sejak saat itu, belanja online juga merebak ke beberapa negara, misalnya Perancis. Negara ini memasarkan Nissan dan Peugeot menggunakan sistem online.
Dalam sejarah bisnis online, pertama kali masyarakat mulai mengenal istilah web pada 1994, banyak kalangan, terutama jurnalis memperkirakan apa yang sekarang populer disebut sebagai e- commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru tersendiri. Tapi ternyata itu tidak terjadi. Sekitar 12 tahun kemudian, muncul books.com, toko buku online pertama yang dibuat oleh Charles Stack. Jeff Bezos meniru langkahnya dengan membuat situs Amazon.com, yang berkembang menjadi situs belanja online terbesar saat ini di dunia.
7. SEJARAH BISNIS ONLINE DI INDONESIA
Di Indonesia sendiri, sejarah bisnis online mulai terekam pada tahun 1990-an. Tapi sayangnya, tidak ada jejak pasti siapa yang memulai. Perkembangan sejarahnya lebih tampak dari semakin banyaknya piranti bernama komputer dan terus bertambah banyak yang menggunakannya dari waktu ke waktu, terutama dalam 10 tahun terakhir. Saat ini, diperkirakan sepertiga jumlah penduduk Indonesia sudah punya akses terhadap internet.
Dalam perkembangannya, sejarah bisnis online di Indonesia diwarnai dengan kemunculan beragam situs dengan aneka bentuk dan tujuan. Semakin banyak instansi pemerintah dan swasta menggunakan situas untuk menunjang kinerjanya. Di kalangan perusahaan swasta, selain untuk memajang company profile, situs-situs juga sudah diberdayakan untuk menunjang kegiatan pemasaran misalnya. Juga, semakin banyak pula pengusaha, baik perorangan atau skala perusahaan, yang membangun perusahaan online.
8. E-COMMERCE, ERA BARU SEJARAH BISNIS ONLINE DI INDONESIA
Frost & Sullivan mencatat pertumbuhan e-commerce di Indonesia mencapai 17 persen per tahun. Pertumbuhan e-commerce itu seiring dengan terus meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang menurut Asosiasi Jasa Pengguna Internet Indonesia APJII, mencapai 28 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang berkisar 250 juta jiwa. Tak berlebihan jika ada yang menilai sejarah bisnis online di Indonesia dalam 10 tahun terakhir begitu mengesankan.
Wikipedia menterjemahkan e-commerce (electronic commerce) atau perdagangan elektronik sebagai penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran dan jasa melalui sistem elektronik, baik melalui media internet, televisi maupun jaringan komputer atau www.
Dalam e-commerce ini ada aktivitas pertukaran data elektronik, transfer dana elektronik, sistem manajemen inventori otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis pula. Secara sistem, lebih dari sekedar toko online yang selama ini banyak dibangun dan dikelola perorangan, terutama para pemula di bisnis online. Jadi kalau bicara sejarah bisnis online di Indonesia, toko online lebih dulu ada.
Meningkatnya animo masyarakat pada bisnis online, mendorong sebagian di antaranya membuat toko online. Menjual aneka produk secara online. Sebagian lainnya yang punya modal kakap, membangun usaha seperti itu, tapi dalam skala lebih besar, yang kemudian dikenal dengan e-commerce tadi. Sebuah sistem perdagangan elektronik yang syarat dengan aneka sistem eletronik otomatis yang begitu memudahkan dan memanjakan para konsumennya.
Dari kacamata sejarah bisnis online di Indonesia, perusahaan e-commerce bisa bertahan karena beberapa faktor, di antaranya;
Manajemen Handal
Pengiriman Cepat dan tepat waktu
Pelayanan Bagus
Struktur Organisasi yang bagus
Keamanan
Harga Produk yang kompetitif
Menyediakan sistem komunikasi dengan pelanggan
Perkembangan terbaru sejarah bisnis online di Indonesia dalam kisaran 5 tahun terakhir, para pelaku e-commerce tak cuma menawarkan sistem keamanan yang akan membuat siapapun yang akan bertransaksi online merasa aman dan nyaman. Para pelaku bisnis online semakin banyak yang mengembangkan investasinya dengan membangun mall online atau bisa kita sebut sebagai marketplace.
Dalam marketplace, yang jualan bukan pemilik situs, tapi para anggotanya. Para anggota bisa membangun toko-toko onlinenya di marketplace ini. Beberapa marketplace itu seperti tokopedia, berniaga, toko bagus dan zalora atau lazada. Jika ada seorang pedagang toko online, bisa juga berjualan di marketplace-marketplace tadi