Siapa yang tak pernah mendengar istilah internet sekarang ini? Hampir semua orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa atau bahkan lansia sekalipun sudah tak asing lagi dengan istilah tersebut.
Pengertian internet itu sendiri mungkin juga sudah bisa Anda rumuskan secara sekilas. Hampir semua aspek pekerjaan dalam kehidupan kita sehari-hari telah mengandalkan internet. Sudah bukan trik rahasia lagi untuk mencari segala solusi dan jawaban di internet. Ketika Anda mencari resep makanan, ketika Anda mencari berita, bahkan ketika Anda memesan barang atau produk tertentu.
1.1. Apa itu
Internet?
Internet adalahsuatu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektonik dengan media yang lainnya. Standar teknologi pendukung yang dipakai secara global adalah Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (disingkat sebagai istilah TCP/IP). TCP/IP ini merupakan protokol pertukaran paket (dalam istilah asingnya Switching Communication Protocol) yang bisa digunakan untuk miliaran lebih pengguna yang ada di dunia. Sementara itu, istilah “internetworking” berarti cara/prosesnya dalam menghubungkan rangkaian internet beserta penerapan aturannya yang telah disebutkan sebelumnya.
1.2. Pengertian Internet Menurut Para Ahli
Berikut ini kami akan memberikan berbagai macam definisi internet yang bisa Anda baca juga untuk menambah wawasan!
Internet menurut Onno Purbo
Menurut Purbo (dalam Prihatna, 2005) Internet pada dasarnya adalah suatu media yang dipakai untuk mengefesiensikan proses komunikasi yang disambungkan lewat berbagai aplikasi semacam Web, VoIP, E-mail.
Menurut Oetomo (2002)
Internet adalah singkatan atau singkatan dari
international network, yang didefinisikan juga sebagai suatu jaringan komputer
yang sangat besar, dimana jaringan komputer tersebut terdiri dari beberapa
jaringan-jaringan kecil saling terhubung satu sama lain.
Menurut Heywood (1996)
Menurut Heywood (1996) internet adalah istilah teknologi yang muncul mulanya pada akhir tahun 60-an yaitu pada saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan suatu standar baru dalam melakukan komunikasi Internetworking. Standar baru ini haruslah merupakan standar yang sanggup menghubungkan berbagai jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian atau juga yang ilmiah seperti di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu juga dioperasikan pada kondisi minimum akibat bencana maupun perang.
2. Sejarah Internet
Di tahun 1960-an, Departemen Pertahanan dari Amerika Serikat lewat Advanced Research Projects Agency yang disingkat juga sebagai ARPA merintis suatu sistem jaringan bernama ARPANET. ARPANET ini adalah asal mulanya sebelum terbentuk teknologi internet. Di tahun 1980-an, barulah internet mulai dipakai oleh kalangan terbatas dan menjalankan fungsinya dengan menghubungkan berbagai kampus atau universitas yang populer di Amerika Serikat sendiri.
Protokol standar dari TCP/IP sendiri mulai dipublikasikan ke publik di tahun 1982. Adanya nama domain juga sudah mulai dipakai empat tahun setelahnya, tepatnya di tahun 1984. Lalu, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan mulai dikembangkan di tahun 1986. NSFNET inilah yang mulai menggantikan peranan dari ARPANET sebagai suatu wadah riset terkait di Amerika Serikat. Beberapa jaringan internasional pada banyak negara akhirnya mulai dikembangkan dan dihubungkan lewat NSFNET tersebut.
ARPANET kemudian diturunkan pada tahun 1990. Namun memang internet hasil pengembangannya itu sendiri tetap berkembang terus-menerus hingga sekarang ini. Dulu, informasi yang dapat dimiliki lewat internet cuma informasi yang berbasis teks. Dan pada tahun 1990, layanan sejenis berbasis tampilan grafis yang dikenal sebagai WWW (World Wide Web) mulai dikembangkan lagi oleh CERN. Di tahun 1993, InterNIC pun didirikan agar bisa melayani pendaftaran nama domain dari publik. Sekitar tahun 1994, internet masuk ke negara kita, Indonesia.
Pada waktu itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenali dengan nama unik yaitu Paguyuban Network. Paguyuban Network ini juga berarti serupa dengan namanya dimana semangat kekeluargaan atau kerjasama terjadi begitu akrab diantara para anggota pengembang teknologinya. Hal ini cukup berbeda bila dibandingkan dengan suasana pengembangan Internet di Indonesia sekarang-sekarang ini yang tentunya lebih ke arah komersial tujuannya. Tapi tentunya tak hanya sisi negatif yang dirasa, pertumbuhan e-commerce dan perusahaan komersial lainnya jadi meningkat drastis dan turut membangun juga ekonomi bangsa.
Kala itu RMS Ibrahim, Adisoemarta, Suryono, Muhammad Ihsan, Putu, Robby Soebiakto, Firman Siregar, Adi Idrayanto, dan Onno Purbo adalah beberapa nama-nama tokoh pengembang legendaris yang tercatat di sejarah internet awal-awal Indonesia, tepatnya sekitar tahun 1992 sampai 1994. Setiap pengembang itu sudah berkontribusi dan mendedikasikan keahliannya dalam membangun sejarah IT di Indonesia.
3. Pengertian Marketing
Istilah pemasaran dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama marketing. Asal kata pemasaran adalah pasar=market. Apa yang dipasarkan itu, ialah barang dan jasa. Memasarkan barang tidak berarti hanya menawarkan barang atau menjual tetapi lebih luas dari itu.
Didalamnya tercakup berbagai kegiatan seperti membeli, menjual, dengan segala macam cara, mengangkut barang, menyimpan, mensortir dan sebagainya.
Pemasaran atau marketingialah suatu rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Caranya dengan membuat produk, menentukan harganya, tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada para konsumen.
Atau definisi marketing yakni suatu perpaduan antara kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan untuk bisa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga perusahaan bisa mengembangkan produk, harga, pelayanan dan melakukan promosi agar kebutuhan konsumen bisa terpenuhi serta perusahaan mendapatkan sebuah keuntungan.
Marketing memang sangat erat kaitannya dengan kegiatan kehidupan kita sehari-hari karena objeknya yaitu Konsumen. Biasanaya kita sebagai konsumen sering dihadapkan pada beberapa pilihan seperti memilih merek dari produk tertentu yang hendak kita beli, dimana kita akan membelinya dan menentukan waktu ataupun kualitas saat melakukan pembelian. Jadi kita sebagai konsumen bisa dijadikan informasi yang dibutuhkan oleh para Marketer dalam melakukan suatu kegiatan marketing.
Marketing menurut William J. Shultz (1961)
William J. Shultz (1961) dalam bukunya “Outlines of Marketing. Marketing atau distribusi adalah usaha kegiatan yang menyalurkan barang dan jasa dan produsen dan konsumen.
4. Pengertian Marketing Online/Internet Marketing
Gambar 1.1 Website Toko Buku dan Toko Buku
Internet marketing atau pemasaran online merupakan bagian pemasaran yang paling menarik dan sangat pesat perkembangannya. Pemasaran online pada dasarnya kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online melalui penggunaan teknologi internet. Pemasaran online tidak hanya iklan yang ditampilkan di website, tapi juga
jenis lain dari aktivitas online seperti email, pembuatanprodukperiklanan,pencarianprospekataupembelidanpenulisan kalimat-kalimat
pemasaran atau copywriting, dan jejaring sosial.
Setiap aspek pemasaran online adalah digital, yang berarti bahwa pemasaran online adalah informasi elektronik yang ditransmisikan pada komputer atau perangkat serupa, meskipun secara alami dapat mengikat dengan iklan offline tradisional dan penjualan.
Gambar 1. 2 Website Toko Bunga Online
Pemasaran online sering disebut Internet marketing, e-marketing atau online-marketing merupakan segala usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media Internet atau jaringan www (World Wide Web). Kata e dalam e-pemasaran ini berarti elektronik (electronic) yang artinya kegiatan pemasaran yang dimaksud dilaksanakan secara elektronik lewat Internet atau jaringan cyber. Kegiatan pemasaran Internet umumnya meliputi atau berkisar pada hal-hal yang berhubungan dengan pembuatan produk periklanan, pencarian prospek atau pembeli dan penulisan kalimat-kalimat pemasaran atau
4.1. Pemasaran online memiliki tiga prinsip dasar:
Kedekatan.Perubahan web yang cepat dan perhatian khalayak online yang berharap update informasi setiap menit harus mendapat perhatian yang cukup. Untuk itu pesan online harus segera ditanggapi dan berinteraksi dengan masyarakat secepat mungkin.
Personalisasi.Pelanggan online adalah individu yang ingin ditangani secara pribadi. Gunakan kekayaan informasi yang tersedia secara online untuk memperoleh keuntungan dengan menargetkan orang-orang yang relevan secara tepat dan secara pribadi.
Relevansi. Komunikasi online harus menarik dan relevan dengan pembaca, jika tidak maka akan diabaikan. Dengan semua informasi yang bersaing untuk menarik perhatian audiens, Anda harus menemukan cara untuk berdiri keluar dan terlibat dengan pembaca. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan memberikan mereka apa yang yang mereka inginkan, ketika mereka menginginkannya.
E-Marketing menurut Armstrong dan Kottler (2004:74)
E-Marketing is the marketing side of E-Commerce, it consists of company efforts to communicate abaout, promote and sell products and services over the internet.
E-Marketing adalah sisi pemasaran dari E-Commerce , yang merupakan kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet
Menurut Boone dan Kurtz (2005)
eMarketing adalah salah
satu komponen dalam e-commerce dengan kepentingan khusus oleh marketer, yakni
strategi proses pembuatan, pendistribusian, promosi, dan penetapan harga barang
dan jasa kepada pangsapasar internet atau melaluiperalatan digital lain.
5. Manfaat Pemasaran Online
a. Melakukan perubahan dengan cepat.
Kita dapat langsung memperbaiki atau mengubah baik grafis maupun kata- kata ketika terjadi kesalahan pemasangan iklan atau segala kegiatan pemasaran yang tidak bekerja dengan baik, dan melakukan itu semua dengan cepat dan tanpa ada masalah
b. Menentukan sasaran demografis tertentu
Pemasaran online memungkinkan untuk menargetkan demografis tertentu seperti halnya gender, usia, dan lokasi. Kita bahkan dapat menargetkan tingkat pendapatan tertentu, tingkat pendidikan dan pekerjaan.
c. Banyak media pilihan.
Begitu banyak media pilihan ketika memutuskan untuk melakukan pemasaran online, dapat menggunakan audio, video, blogging, email, media sosial dan newsletter yang sedang berlangsung.
d. Penghubung yang efektif antara pemasar dengan konsumen
Dalam hal ini ada dua pihak yang diuntungkan, yaitu pihak konsumen dan pihak pemasar (baik penjual produk maupun produsennya langsung). Keuntungan dari pihak konsumen adalah kemudahan dalam memperoleh informasi mengenai produk yang mereka cari. Hanya dengan mengetikkan kata kunci tertentu di kolom mesin pencari di internet yang berkaitan dengan produk yang dicari, maka mereka akan disajikan banyak informasi, baik mengenai product knowledge-nya maupun tentang cara mendapatkan produk tersebut, baik dari produsen langsung maupun melalui penjualnya, seperti supplier, grosir, toko dan sebagainya.
Keuntungan dari pihak pemasar mereka dengan mudah didatangi oleh orang-orang yang memang sedang mencari dan membutuhkan produknya.
e. Kemampuan Konversi Instan
Kita memiliki kemampuan untuk mengubah pelanggan secara instan. Ketika kita memasarkan online, kita tidak hanya menjaring informasi pelanggan potensial, tetapi kita dapat mengambil penjualan seketika dengan melakukan beberapa klik mouse.
6. Keuntungan Pemasaran Online
Gambar 1.3 Keuntungan pemasaran online
1. Organisasi Lebih Mudah dan Sederhana
Kita tidak perlu memajang barang secara fisik, cukup menyediakan katalog atau daftar barang serta deskripsi singkat mengenai masing-masing barang tersebut. Kita juga tidak perlu memiliki banyak karyawan penjual, kita hanya perlu karyawan yang menangai pemesanan secara online dan karyawan yang menangani pengiriman barang.
2. Kemudahan Mengelola Barang
Jika kita menjual barang secara online dengan menggunakan website sendiri, sistem manajemen situs menyediakan sistem pengelolaan barang dan pergudangan. Kita dapat dengan mudah melihat stok barang. Kita juga dapat menjual barang berdasarkan pesanan. Hal ini akan mempermudah kita mengelola barang dagangan.
3. Pelayanan Lebih Fokus
Kita tidak perlu khawatir bahwa banyak pelanggan yang tidak terlayani. Sistem komputer akan menampung semua pesanan. Kita hanya perlu melayani pelanggan yang akan melakukan pembelian.
4. Riset Pasar Lebih Mudah
Berjualan melalui situs online membantu kita melakukan riset pasar mengenai produk-produk yang banyak diminati misalnya dengan melihat kata kunci yang mereka cari di situs anda. Hal ini akan membantu anda merencanakan strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan.
5. Biaya Pemasaran Murah
Biaya pemasaran di internet relatif sangat murah. Pemasaran dapat dilakukan dengan memajang produk di website sendiri atau di website pihak lain melalui agen pemasaran online. Kita bahkan bisa memanfaatkan website atau blog secara gratis di situs-situs tertentu.
6. Kemudahan Memilih Target Pasar
Kita dapat memawarkan produk kepada komunitas tertentu melalui forum atau atau media sosial. Kita juga dapat memasang iklan secara gratis atau berbayar dengan kata kunci tertentu. Hal ini membantu kita memilih target pasar yang potensial.
7. Tidak Terbatas Ruang dan Waktu
Internet tersedia untuk diakses setiap saat. Pelanggan dapat mengunjungi situs tempat kita memasarkan produk anda kapanpun dan dimanapun selama mereka mendapatkan akses internet.
Awareness (Kesadaran)Pemasar membangun kesadaran konsumen dengan memasang iklan terlebih dahulu di media online.
Interest (Ketertarikan)Ketertarikan muncul setelah membangun kesadaran pada konsumen. Konsumen akan mencari tahu tentang produk melalui mesin pencari (misalnya : Google atau Yahoo! dan jejaring sosial seperti: Facebook, dan Twitter)
Desire (Keinginan)Timbul keyakinan pada konsumen sehingga berkeinginan untuk mencoba produk atau jasa, dengan mencari keterangan lengkap tentang produk atau jasa tersebut melalui situs web.
Action (Tindakan)Tahap terakhir sebagai penentuan dari pihak konsumen terhadap produk atau jasa.
Untuk meraih kepercayaan dalam online marketing, anda perlu menampilkan semacam pembuktian atau testimoni dari beberapa pihak tentang produk atau jasa yang anda tawarkan. Testimoni sangat diperlukan agar calon konsumen dapat percaya untuk menjadi konsumen anda.
Selain itu cara mendesain website/blog dimana akan menampilkan toko anda secara online juga harus lebih menarik. Menampilkan beberapa gambar atau foto yang berhubungan dengan produk/jasa yang ditawarkan adalah sebuah keharusan dan harus dipastikan gambar-gambar yang ditampilkan berkualitas baik serta informasi yang ditampilkan sangat lengkap. Dalam online marketing, bahasa periklanan dan desain website/blog merupakan salah satu faktor untuk mendapatkan pengunjung lebih dan meningkatkan pelanggan.
8. Rangkuman
Pemasaran online sering disebut Internet marketing, e-marketing atau online-marketing merupakan segala usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media Internet atau jaringan www (World Wide Web).
Manfaat pemasaran online : melakukan perubahan dengan cepat, memperoleh hasil secara real time, menentukan sasaran demografis tertentu, banyak media pilihan, penghubung yang efektif antara pemasar dengan konsumen, dan kemampuan konversi instan
Keuntungan pemasaran online : organisasi lebih mudah dan sederhana, kemudahan mengelola barang, pelayanan lebih fokus, riset pasar lebih mudah, biaya pemasaran murah kemudahan memilih target pasar dan tidak terbatas ruang dan waktu
Komponen pemasaran online : content marketing, search engine marketing, email marketing, PR online, social media marketing, online advertising, website, dan conversion.
Cara kerja pemasaran online : awareness, interest, desire dan action