Website atau sering disingkat dengan istilah situs terdiri dari sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait antara halaman yang satu dengan halaman yang lain, terkadang disertai pula dengan gambar, video, animasi, atau jenis-jenis objek lainnya. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL (uniform resource locator). Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW.
Meskipun setidaknya halaman beranda atau utama situs internet umumnya dapat diakses oleh publik secara bebas, pada prakteknya tidak semua situs memberikan kebebasan bagi publik untuk mengaksesnya, beberapa situs web mewajibkan pengunjung untuk melakukan pendaftaran sebagai anggota, atau bahkan meminta pembayaran untuk dapat menjadi aggota sehingga dapat mengakses isi yang terdapat dalam situs web tersebut, misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi, situs-situs berita, layanan email, dan lain-lain. Pembatasan-pembatasan ini umumnya dilakukan karena alasan keamanan, menghormati privasi, atau karena tujuan komersil tertentu.
(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web)
2 Jenis-Jenis Website
Jenis-jenis website berdasarkan fungsinya :
1. Website Search Engine
Website Search Engine adalah website yang menyediakan layanan mesin pencari. Fungsi dari website ini adalah sebagai pencari website lain. Search engine secara otomatis mencari dan menyimpan data-data situs yang beredar di internet. Adapun objek yang dapat dicari adalah segala sesuatu yang tergabung di dalam website dan terhubung dengan internet. Seperti mencari sebuah alamat website, file-file multimedia dan grafis yang terkandung di dalam website.
2. Website Networking
Networking disini adalah jaringan, sama halnya dengan menciptakan “kenalan” didunia nyata, hanya medianya adalah online. Situs jenis networking adalah situs penyedia yang menampung member-member untuk membentuk suatu komunitas. Sehingga member-member di dalam website tersebut dapat saling berkomunikasi dan bertukar pikiran. Di dalam website ini sesama member dapat saling berkenalan dan menjalin relasi satu sama lain. Pertukaran pesan dan testimonial pun terjadi diantara member yang belum atau sudah menjalin relasi.
3. Website Forum
Website Forum merupakan situs membership seperti networking juga, tetapi tidak berfokus pada friend relationship seperti situs networking. Situs ini lebih berfokus sebagai tempat berdiskusi di internet. Adapun diskusi dalam bentuk tulisan yang diposting oleh member di organisasikan dengan lebih baik hingga perkategori yang terdiri dari berbagai sub-sub kategori. Tujuan situs ini adalah sebagai wadah untuk saling bertukar pikiran dalam bentuk diskusi.
4. Website Berita
Gambar 2.5 Website Berita
Website berita merupakan situs yang mengelola berita untuk di publish ke internet. Pengelola website dapat mengelola yaitu antara lain menulis dan memanage berita. Kemudian user internet dapat melihat informasi berita tersebut melalui website.
Informasi/berita yang disampaikan bisa sangat beragam, diantaranya politik, pendidikan, otomotif bahkan sampai gossip.
5. Websie Blog
Blog biasanya ditulis oleh satu orang dan diperbarui secara berkala. Blog seringkali ditulis mengenai topik atau artikel tertentu yang dipublikasikan di internet. Topik tersebut dapat berupa fotografi, kerohanian, resep, diari pribadi, hobi dan lain-lain, dimana proses 'ngeblog' memiliki beragam aplikasi yang bisa kita gunakan. Seorang pengelola blog dapat dengan bebas menuangkan pikirannya dalam bentuk tulisan ke dalam website ini. Tulisan tersebut selanjutnya disimpan di database dan di publish di internet.
6. Website Portal
Situs jenis portal merupakan pintu gerbang bagi situs lain untuk memulai aktivitasnya di Internet. Web Portal menyediakan berbagai layanan informasi dan layanan umum, seperti halnya search engine. Tetapi di dalam portal situs- situs tersebut lebih disusun untuk disajikan. Berbeda dengan search engine situs-situs tersebut bukan dicari datanya secara otomatis oleh mesin pencari tetapi disimpan dan dikelola oleh pengelola portal secara dictionary. Umumnya portal-portal besar juga menyediakan layanan internet lain seperti email bagi member, membuat domain, tempat hosting dan lain-lain.
7. Website Gallery
8. Website eCommerce
9. Website eLearning
E-Learning merupakan situs yang menyediakan pembelajaran online melalui internet. Pembelajaran dilakukan melalui berbagai media seperti tulisan, gambar hingga multimedia. Biasanya website e-learning dimanfaatkan oleh organisasi pendidikan untuk menyediakan fasilitas belajar melalui internet, sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif.
10. Website Standard
3. Membedakan Website Statis dan Website Dinamis
Dilihat dari segi kontennya, website terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
a. Website Statis
Website statis merupakan website yang isi kontennya tidak dapat diubah secara langsung oleh end-user (pengguna tidak dapat langsung mengubah konten secara langsung menggunakan browser). Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanya seputar link saja. Isi dari website hanya bisa diubah oleh orang yang mengerti mengenai bahasa pemrograman atau tools untuk merancang halaman website. Website jenis ini tidak mempunyai basis data, jadi informasi yang disampaikan ditulis langsung ke dalam syntax.
Dokumen web yang dikirim kepada Client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server. Biasanya website jenis ini dibuat untuk menampilkan informasi yang jarang diupdate misalnya Company Profile, disana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTML saja
b. Website Dinamis
Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Website dinamis sudah menerapkan sistem Content Management System untuk informasi yang disampaikannya, sehingga End-user bisa sewaktu-waktu mengupdate konten pada halaman website tanpa perlu paham syntax ataupun bahasa pemrograman. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server. Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untu jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.
4 Merencanakan dan Merancang Website
Langkah-langkah merancang website
1. Memilih Alamat ( Domain )
Domain merupakan semacam identitas server komputer kita dalam jaringan komputer atau internet, Domain sendiri berfungsi untuk mempermudah pengguna internet dalam mengakses server tanpa harus mengingat deretan angka rumit yang biasa disebut dengan Alamat IP. contoh domain seperti "bunga.com" yang berarti untuk mengunjungi website bunga anda tinggal mengetikkan bunga.com pada kotak URL pada browser.
Bentuk umum nama domain :
• Nama domain yang terdaftar dari situs Web.
• Subdomain. Sebuah domain yang merupakan bagian dari domain yang lebih besar.
• TLD. top-level domain, teratas dalam hirarki nama domain, juga dikenal sebagai domain extension
• Directory. Sebuah folder untuk menyimpan konten
Top Level Domain
Top Level Domain masih dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu : Generic/Global
Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD).
Generic/ Global Top Level Domain merupakan domain yang digunakan untuk mengidentifikasikan alamat domain secara global
▪ .com (berarti Komersial)
▪ .net (berarti Network atau Jaringan)
▪ .org(berari Organisasi)
▪ .edu(berarti pendidikan/edukasi)
▪ .gov(berarti pemerintahan)
▪ .mil(berarti militer)
▪ .info (berarti informasi)
▪ dan lain-lain
Country Code Top Level Domain (ccTLD) merupakan domain yang dipakai untuk mengidentifikasikan kode negara
▪ .id (Kode Domain Negara Indonesia)
▪ .ca (Kode Domain Negara Canada)
▪ .us (Kode Domain Negara Amerika Serikat)
▪ .uk (Kode Domain Negara Inggris)
Cara memilih Domain
a. Utamakan memilih domain dengan TLD .com
.com adalah yang paling populer di dunia sehingga menjadi pilihan yang paling utama. Tapi kalau udah diambil orang lain, kamu bisa memilih .net atau .org sebagai alternatif. Tiga TLD yang telah disebutkan tadi merupakan yang paling populer digunakan, namun tetap .com yang paling utama. Harga ketiga TLD itu pun rata-rata sama aja
b. Sesuaikan nama domain dengan isi website
Perlu anda ketahui bahwa nama domain bisa mencerminkan isi dari website anda. Oleh karena itu penting untuk memilih nama domain yang kurang lebih sesuai dengan apa yang ada pada website kita. Misal saja anda akan membuat sebuah toko online yang menjual berbagai produk-produk fashion seperti baju, celana, dan aksesoris lainnya. Maka anda bisa membuat sebuah nama domain yang sesuai dengan itu, contoh : newfashion.com atau fashionlengkap.com.
Dengan demikian, hanya melalui nama saja orang lain akan dengan mudah mengetahui apa isi website anda.
c. Mudah diingat
Sebuah nama domain yang baik harus mudah diingat, walaupun ada fungsi “bookmark” di browser. Namun memiliki nama yang berkesan akan memudahkan orang untuk mengingat kembali situs anda. Pilihlah domain yang mudah diingat oleh orang lain. Karena biasanya nama yang mudah diingat oleh orang lain cepat sekali untuk menjadi brand.
d. Jangan terlalu panjang
Dua puluh karakter adalah maksimal. Akan lebih baik jika hanya sepuluh. Karena nama domain yang panjang dan rumit akan menyulitkan orang lain, dan akan makin susah untuk diingat. Nama domain yang dianggap bagus terdiri dari satu kata, dua kata cukup bagus sedangkan tiga kata dianggap hal yang umum atau kurang..
2. Memilih Hosting
a. Pastikan memilih hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis web anda. Sebagai gambaran, jika Anda hendak membuat toko online, tentunya akan sedikit berbeda ketika anda membuat website profil pribadi, karena toko online membutuhkan space yang lebih besar untuk menampung gambar-gambar produk yang banyak. Jadi pastikan website seperti apa yang ingin anda buat.
b. Pilih Server Hosting yang sesuai dengan target Visitor Web anda.
(Server Hosting USA, SGP, IIX, dan lain-lain).
• Hosting IIX = lokasi server di Indonesia
• Hosting USA = lokasi server di USA
• Hosting SG = lokasi server di Singapore
• Hosting EU = lokasi server di Eropa
Jika target vistor Anda dari lokal (Indonesia) maka pilihlah Server Hosting yang IIX begitu juga sebaliknya.
c. Cari Hosting yang memiliki Fitur Lengkap seperti PHP, MySql, SubDomain, dan lain-lain.
d. Pastikan cek kecepatan hosting yang akan Anda sewa. Bisa dengan tool di http://host-tracker.com
e. Pastikan Layanan Hosting yang anda pilih memiliki Pelayanan yang bagus. Kalau bisa yang memiliki Pelayanan 24 Jam.
f. Pastikan Space dan Bandwith sesuai dengan kebutuhan Anda.
Jika Anda sering melihat berbagai paket hosting, tentunya akan sering menemui istilah “Unlimited Bandwidth” atau “Unlimited Space”. Jangan terkecoh oleh istilah ini. Karena pada dasarnya semua resource memiliki batasan. Termasuk kapasitas bandwidth dan space hosting. Jadi yang dimaksud unlimited di sini adalah anda berhak menggunakan fasilitas space atau bandwidth secara unlimited hingga batas limit sesuai spesifikasi hardware server dan sesuai kebijakan masing-masing penyedia hosting.
g. Cari informasi mengenai penyedia layanan hosting yang anda pilih ke forum-forum atau rekan yang lebih tahu
h. Hosting merupakan tempat menyimpan file-file penting Anda, maka dari itu pilihlah yang memilikip pelayanan keamanan yang bagus. Kalau perlu ada Garansinya.
3. Tujuan membuat Website
Jika anda menginginkan sebuah website yang bertujuan melakukan penjualan, maka tentunya anda harus membayangkan sebuah website bertema ecommerce. Namun jika anda hanya ingin membuat website sekedar hanya untuk blog pribadi, maka bentuk apa saja yang dapat menampilkan artikel bisa anda gunakan .
4. Skema / Struktur Website
Sebelum memulai untuk mendesain tampilan website, sebaiknya anda tentukan terlebih dahulu halaman-halaman apa saja yang akan ditampilkan dan bagaimana antara satu halaman dengan halaman yang lain saling terhubung.
Halaman awal atau biasa disebut homepage/frontpage adalah halaman utama yang pertama kali tampil begitu pengunjung mengunjungi website. Posisi homepage berada pada Top Level atau level pertama, kemudian halaman berikutnya Level kedua yang bisa berupa halaman About Us,Service,Product dan lain sebagainya
5. Isi Website / Konten.
Setelah struktur website dibuat maka bisa diteruskan dengan menyiapkan konten website. Konten disini bisa berupa text,image,animasi. Konten akan dirangkaikan atau dimasukan ke dalam desain tampilan website.
6. Desain Tampilan.
Supaya konten yang sudah anda siapkan bisa ditampilkan dengan menarik, anda perlu mendesain terlebih dahulu tampilannya. Anda bisa mengatur tata letak text, link atau navigasi untuk menuju ke halaman-halaman lain yang telah anda buat strukturnya tadi.
7. Menguji Sebelum di Hosting
Beberapa kesalahan pasti akan anda temukan setelah selesai merancang web anda, konsistensi web, pengujian hyperlink , posisi elemen-eleman halaman yang benar pada setiap halaman web harus terus di amati, seperti halnya tampilan secara umum. Jika anda ingin agar para pengunjung mendapat penampilan halaman yang sama, anda harus menggunakan pengujian pada browser-browser yang ada. seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, dan Mozilla Firefox, Safari dan Google Chrome
8. Mempublish Situs ke Internet.
Langkah terakhir adalah setelah website anda jadi adalah menaruhnya di sebuah komputer server. Anda bisa berlanggangan kepada jasa penyedia web hosting. Provider-provider web hosting tersebut biasanya telah menyediakan paket-paket langganan yang sesuai dengan kebutuhan anda. Anda tinggal pilih salah satu. Jika web hosting sudah aktif anda bisa memulai untuk meng-upload lewat FTP dengan menggunakan account yang telah diberikan oleh provider web hsoting tempat anda berlangganan. Kini anda telah dapat mempublikasikan webiste anda ke seluruh para pengguna internet diseluruh dunia.
9. Meng-update Secara Berkala
Setelah anda berhasil mempublish web yang telah anda desain sendiri tahap demi tahap. maka sudah waktunya anda meng-update sacara berkala agar para pengunjung tidak bosen dan jenuh dengan isi (content) web anda. Lakukan perbaikan secara berkala untuk menyempurnakan web anda, tampung semua saran dan kritik para pengunjun g untuk mengkoreksi atau memberikan ide-ide kreatif.
Contoh Mempersiapkan Website Penjualan
4 Membuat Web Sederhana
Untuk membuat website ada beberapa hal yang harus anda persiapkan, jika website yang anda buat bersifat statis anda dapat menggunakan template sederhana, sedangkan untuk dinamis anda dapat menggunakan bentuk blog atau aplikasi ecommerce yang siap pakai atau jika anda mampu di pemrograman web anda dapat membuat web sendiri. Namun demikian paling tidak anda harus mengetahui tentang script yang paling dasar dalam membuat website yaitu HTML.
Pada kegiatan pembelajaran ini untuk mempermudah pembuatan website anda dapat mendownload template yang sudah siap pakai, atau jika anda ingin membuat desain sendiri anda dapat menggunakan software Dream Weaver sebagai alat bantu. Sedangkan untuk aplikasi eCommerce akan dibahas pada kegiatan pembelajaran berikutnya.
Cara mendownload template:
1. Bukalah website pencari, misalnya www.google.com, ketikkan: download template website gratis, maka akan tampil beberapa informasi atau link ke website penyedia template gratis. Seperti dibawah ini :
maka akan tampil beberapa template website, silakan anda pilih dari template tersebut sesuai dengan yang anda inginkan.
Atau pada mesin pencari ketikkan : download free template website store gratis, maka akan tampil list
Pilih salah satu link, misalnya : shop online template atau http://all-free download.com/free-website-templates/shop_online_template_1673.html , maka akan tampil beberapa template, pilih pada bagian other free website template maka tampil :
Akan tampil :
Untuk mendownload klik Free download this template now
Simpan file tersebut di folder anda.
Faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam merancang pembuatan website adalah kemudahan menggunakan, mengoptimalkan system pencarian dan design.
Usability
Usabilitas merupakan hal yang sangat penting dalam merancang web (web design), memang sangat baik jika memiliki sebuah website dinamis yang nampak profesional dan bagus , namun jika perlu waktu yang sangat lama untuk mendownload sebuah artikel atau penggunaan navigasi yang sangat rumit maka tidak heran jika pengguna akan menutup website Anda dan tidak akan kembali lagi.
Navigasi menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah website yang berfungsi untuk membantu pengguna (user) dalam menjelajah website kita untuk mencari informasi yang diinginkan secara mudah. Navigasi yang bagus mencerminkan struktur website yang sangat baik.
Navigasi biasanya dalam bentuk menu-menu yang tersusun rapi.
Sebaiknya diatur link pada bagian kiri (dari tangan Anda) atau di bagian atas dari sebuah halaman web.
Dapat berupa teks maupun grafik.
Harus mengambil ruang yang tidak terlalu banyak.
Posisi navigasi sebaiknya konsisten pada setiap halamannya. Jika terpaksa menggunakan warna yang berbeda, pastikan bagian tersebut masih merupakan satu kesatuan.
Link
Jika teks memiliki hyperlink sebaiknya diberi garis bawah (underlined) buatlah link yang nyata.
Hindari tombol kembali (back button) – yang merupakan perintah umum untuk kembali ke halaman sebelumnya
Jika memiliki link dalam bentuk file berukuran besar seperti .avi atau .pdf, sediakan ukuran dalam bentuk KB dalam tanda kurung untuk memberikan informasi kepada pengunjung tentang ukuran file tersebut sebelum mendownloadnya. (sebaiknya file yang diupload berukuran kecil)
Buatlah kepastian pengunjung untuk mengetahui tentang link yang sudah dikunjungi (diklik) dengan cara memberi warna yang berbeda. Misalkan dari warna biru ke merah (artinya: warna biru memberi arti link tersebut belum dibuka sedangkan warna merah menandakan link tersebut telah dikunjungi/dibuka).
Peta Situs
Site map merupakan salah satu bagian dari halaman website yang memberikan informasi tentang peta situs.
Site map merupakan struktur yang hirarkis dari sebuah situs dengan link untuk seluruh halaman yang relevan.
5. Sekilas Tentang HTML
HTML (Hypertext Mark Up Language) merupakan bahasa pemrograman web yang paling dasar dalam pembuatan website. HTML bekerja disisi Client sehingga brrowser dapat langsung dapat menterjemarhkan script tersebut dan ditampilkan pada halaman browser.
Selamat datang di websiteku, website ini berisi tentang seputar produk rumah tangga yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selamat bergabung dengan kami, semoga anda memperoleh barang atau peralatan yang anda butuhkan. Jika perlu bantuan kami siap membantu anda.
Untuk selengkapnya anda dapat pelajari script HTML pada situs www.w3schools.com atau website lain yang mengupas tentang HTM
C. Rangkuman
Pengertian Website merupakan sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait antara halaman yang satu dengan halaman yang lain, terkadang disertai dengan gambar, video, animasi, atau jenis-jenis objek lainnya.
Website statis merupakan website yang isi kontennya tidak dapat diubah secara langsung. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanya seputar link.
Website dinamis, seseorang dapat mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser.
Langkah-langkah merancang website : menentukan alamat domain, memilih tempat hosting, menentukan tujuan membuat website, membuat struktur/skema website, mempersiapkan isi konten, melakukan desain tampilan/antar muka, menguji sebelum di hosting, mempublish (melakukan hosting) ke internet, dan melakukan update secara berkala.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam merancang website adalah kemudahan dalam menggunakan (Usability), adanya system pencarian (Search Engine Visibility) dan disain (Design).
Usability meliputi : bentuk navigasi, link dan peta situs.