Pengunjung harus mengetik sendiri alamat URL dari web yang ingin dia buka.
Apa itu Link di HTML?
Link atau Hyperlink adalah elemen HTML yang berfungsi menghubungkan
suatu halaman web ke halaman web yang lain.
Elemen ini bisa diklik.. dan nanti akan membuka halaman lain
sesui alamat URL yang diberikan.
Tidak hanya untuk menghubungkan halaman, link juga punya fungsi lain
seperti scroll top, download file, menjalankan fungsi javascript, dll.
Nanti kita akan bahas ini lebih dalam..
Nah! sekarang, bagaimana cara membuat link di HTML?
Silahkan lanjutkan membaca:
Cara Membuat Link di HTML
Link pada HTML dapa dibuat dengan tag <a>, kemudian tag ini harus memiliki
atribut href untuk menentukan alamat URL tujuan dari link.
Bentuk sederhananya seperti ini:
Contoh: link.html
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>Untuk lebih lengkapnya, silahkan buka:
<ahref="about.html">About us</a>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya:
Link akan ditampilkan dengan warna biru dan garis bawah. Ini adalah style
standar dari setiap browser.
Tentu saja ini bisa kita ubah-ubah sesusi selera.
Nanti kita akan bahas caranya ya..
Nah sekarang coba klik link tersbut!
Lha! Kok erorr?
Link yang kita buat ini akan membuka halaman about.html,
tapi file ini belum kita buat atau belum ada. Karena itu, pasti error.
Untuk mengatasi ini, kita harus membuat file about.html dan disimpan
dalam satu folder dengan file link.html.
Isi file about.html seperti ini:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<h1>About us</h1>
<p>
Ini adalah website yang dibuat dengan link.
Kamu bisa membuka halaman dengan mudah. Tinggal klik-klik saja!
</p>
<p>
<ahref="link.html">Kembali ke halaman link</a>
</p>
</body>
</html>
Nah, sekarng mari kita coba lagi:
Yap!
Halaman link.html dan about.html berhasil terhubung.
Tapi tunggu dulu..
Mengapa alamat URL pada atribut href ditulis dengan nama file?
<ahref="about.html">About us</a>
Bukannya harus alamat URL lengkap yang pakai http bla bla?
Ini karena link yang kita buat adalah internal link dan juga file about.html
masih dalam satu folder dengan file link.html. Jadi boleh menuliskan
langsung nama filenya, tanpa harus lengkap dengan http.
Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari jenis-jenis link dalam HTML.
Jenis-jenis Link pada HTML
Berdasarkan alamat URL yang dituju, link pada HTML dibagi menjadi dua kelompok:
Internal Link: adalah link yang menuju ke domain atau halaman web itu sendiri;
External Link: adalah link yang menuju domain lain.
Internal link biasanya digunakan untuk menghubungkan halaman yang satu dengan
yang lainnya dalam satu website atau domain.
Sementara untuk eksternal link, digunakan untuk membuka web atau domain lain.
Misalnya seperti: membuka halaman facebook, membuka chat whatsapp, membuka
youtube, dan sebagainya.
Intinya:
Selama link itu membuka web lain, maka ia adalah external.
Tapi kalau tetap membuka web itu sendiri maka itu internal.
Biar lebih jelas, mari kita coba membuatnya di HTML:
1. Contoh Internal Link
Buatlah file baru bernama index.html kemudian isi dengan kode berikut:
Pada link tersebut, kita memberikan alamat URL whatsapp dan nantinya
akan membuka halaman tersebut. Ini juga bisa disebut eksternal link, karena
ia akan membuka halaman whatsapp.
Oh iya, di sana kita berikan parameter berupa nomer hp dan juga teks.
Nah, biar lengkap.. kita akan coba tambahkan eksternal link pada
file contact.html.
Silahkan buka file contact.html kemudian ubah kodenya menjadi seperti ini:
Saat link tersebut diklik, browser akan membuka tab baru. Ini karena kita
memberikan atribut target dengan nilai _blank.
Berikutnya, kita akan mencoba menampilkan link ke dalam sebuah frame.
Buatlah file baru bernama link-frame.html, kemudian isi kodenya seperti ini:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>
<ahref="https://www.###.com"target="myframe">Sebuah Link</a>
</p>
<p>
<!-- Frame yang akan menjadi target link --> <iframename="myframe"width="600"height="400"></iframe>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya:
Menggunakan Atribut title
Atribut ini berfungsi untuk membuat tooltips. Tooltips adalah informasi tambahan
yang akan tampil saat link disentuh pointer atau saat kita menahan tap di hp.
Contoh:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>Untuk lebih lengkapnya, silahkan buka:
<ahref="about.html"title="Menuju ke halaman about">About us</a>
</p>
</body>
</html>
Seperti yang saya bilang sebelumnya.. link tidak hanya digunakan untuk
menghubungkan halaman web saja.
Ia juga bisa digunakan untuk beberapa fungsi tertentu seperti:
Membuat Link Buntu
Link buntu adalah link yang tidak akan membuka apa-pun. Ia biasanya digunakan
sebagai placeholder atau sampel saja.
Cara membuatnya:
Tambahkan tanda pagar atau tanda pagar dan tanda seru pada atribut href.
Contoh:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>
<ahref="#">Link Buntu</a>
<ahref="#!">Link Buntu 2</a>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya:
Perhatikan!
Pada contoh tersebut kita mengisi URL-nya dengan tanda pagar.
Arti tanda pagar pada URL sebenarnya adalah anchor (jangkar).
Jangkar ini nantinya akan membawa kita ke lokasi tertentu di dalam dokumen HTML.
Jika hanya diisi pagar saja, maka ia tidak akan kemana-mana.
Membuat Link Anchor
Link anchor adalah link yang menuju ke suatu elemen tertentu. Cara kerjanya
seperti saat kita mengaitkan jangkar, lalu ditarik ke sana. Karena itu,
dia dinama anchor.
Cara membuat link anchor adalah dengan mengisi alamat URL dengan tanda
pagar (#), lalu diisi dengan nama id dari elemen yang akan dituju.
Contoh:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<h1>Contoh Link Anchor</h1>
<p>Ini adalah contoh link anchor. Coba klik link ini:
<ahref="#penutup">Meluncur ke Penutup</a> maka kamu
akan dibawa ke bagian penutup dari dokumen ini.
</p>
<h2>Apa itu Jangkar?</h2>
<p>
Anchor dalam bahasa indonesia artinya jangkar. Saya yakin
kamu pasti pernah melihat jangkar. Fungsi jangkar untuk
menahan kapal agar tidak hanyut. Tapi dalam HTML, fungsinya
untuk membuat link yang bisa membawa kita meluncur ke tujuan
jangkar itu.
</p>
<p>
Jangkar atau anchor di HTML tidak hanya bisa digunakan pada
satu dokumen saja. Ia juga bisa digunakan untuk membuka dokumen
lain, lalu mengaitkan jangkarnya.
</p>
<p>
Jangkar biasanya dibuat dengan tanda pagar (#) lalu diikuti
dengan nama id dari elemen yang ingin dituju. Contohnya #penutup,
maka link yang menggunakan anchor tersebut akan mencari elemen
HTML yang memiliki id `penutup` dan membawa kita ke sana.
Kira-kira begitulah cara kerjanya.
</p>
<h2id="penutup">Akhir Kata..</h2>
<p>
Ini adalah penutup dari artikel ini, dan coba perhatikan headingnya.
Di sana kita menggunakan id="penutup". Maka elemen ini akan menjadi
tujuan dari anchor link.
</p>
<p>
<ahref="#top">Kembali ke Atas!</a>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya:
Kalau kita perhatikan, di sana kita menggunakan #top sebagai URL.
<ahref="#top">Kembali ke Atas!</a>
Sedangkan elemen yang memiliki id="top", tidak ada di dalam HTML yang kita
tulis.
Mengapa link anchor ini bisa menuju ke atas?
Ini karena browser sudah paham, jika ada link anchor yang menuju ke #top
maka ia akan dibawa ke bagian teratas dari dokumen.
Membuat Link untuk Memanggil Fungsi Javascript
Link dapat juga digunakan untuk memanggil fungsi Javascript.
Pemanggilan fungsi Javascript biasanya dilakukan dengan atribut
even seperti onclick, onmouseover, onmouseout, dan sebagainya.
Contoh:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>
<ahref="#"onclick="alert('Hello World!')">Jalankan JS</a>
<br>
<ahref="#!"onmouseover="alert('link sudah kamu sentuh!')">Coba Sentuh Link ini</a>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya:
Sebenarnya hampir semua elemen bisa menjalankan fungsi Javascript dengan atribut
event.
Nah, khusus untuk link. Dia bisa juga menjalankan fungsi Javascript melalui
atribut href atau URL.
Contoh:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>
<ahref="javascript:alert('Hello World!')">Jalankan JS</a>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya akan sama seperti contoh sebelemnya.
Membuat Link dengan Gambar
Membuat gambar sebagai link kadang sering dilakukan dalam web.
Cara membuatnya sangat mudah, kita hanya pelu membungkus tag
<img> dengan tag <a>.
Ubah URL tujuan dari link dengan mailto, lalu diikuti dengan alamat
email yang akan menerima email.
Contoh:
<!DOCTYPE html><htmllang="en">
<head>
<title>Tutorial Link di HTML</title>
</head>
<body>
<p>
Info lebih lanjut:
<ahref="mailto:tes@contoh.com"title="kirim email ke Admin">Hubungi Saya</a>
</p>
</body>
</html>
Hasilnya:
\
Jika kamu membukanya di Google Chrome, maka ia akan membuka Gmail.
Tapi jika dibuka di Firefox, ia akan memilih aplikasi email yang
tersedia di komputer.
Apa Selanjutnya?
Waah.. selain menghubungkan halaman, ternyata ada begitu banyak fungsi lain
dari link.
Intinya:
Kamu hanya perlu mengingat cara membuat link dan jenis-jenisnya.
Karena ini adalah basic yang akan terus terpakai dalam membuat web.