Daftar Isi [Sembunyikan]


    Tutorial Codeigniter #01: Pengenalan Codeigniter untuk Pemula













    Apa itu Framework?
    Sebelum masuk ke Codeigniter, kita bahas dulu pengertian framework.

    Jadi:

    Framework dalam bahasa indonesia artinya kerangka kerja. Saya yakin, kamu yang sedang membaca artikel ini sudah pernah membuat web dengan PHP. Setidaknya membuat web sederhana yang berisi beberapa halaman.


    Apa yang akan kamu lakukan jika webnya semakin kompleks? Ya ditambahin lagi donk kodenya.

    Tapi..

    Kadang ini tidak berjalan mulus. Kode website kita akan semakin ribet dan berantakan. Bisa jadi disbeabkan karena kita asal-asalan menambahkan kode. Belum lagi, kita dituntut menulis kode yang rapi agar bisa dipahami orang lain (misalnya teman satu tim).

    Maka di sini kita tidak boleh seenaknya menulis kode yang asal-asalan. Karena itu, diciptakanlah framework atau kerangka kerja. Kerangka kerja dibuat agar kita bisa bekerja lebih mudah. Biasanya, framework menyediakan bahan-bahan yang siap pakai, sehingga kita tidak harus membuatnya dari nol. Selain itu, framework juga memiliki aturan-aturan yang harus diikuti.

    Contohnya seperti:

    1. Harus menaruh kode yang memiliki fungsi yang sama dalam satu folder;
    2. Harus mengikuti aturan penulisan kode (writing conventions) yang disepakati;
    3. Harus menggunakan pola desain ini, dan itu;
    4. dan lain sebagainya.

    Jadi apa itu framework?


    Framework adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk membantu developer dalam mengembangkan kode aplikasi secara konsisten.


    Lalu..


    Apa itu Codeigniter?

    Codeigniter adalah salah satu framework untuk membuat website dengan bahasa pemrograman PHP. 
    Codeigniter terkenal dengan konsep MVC-nya. MVC merupakan singkatan dari Model–View–Controller. Nanti kita akan bahas lebih dalam tentang MVC pada: Konsep dasar Framework Codeigniter.

    Codeigniter pernah menapat pujian dari creator PHP: Rasmus Lerdorf

    Ia menyukai Codeigniter karena lebih cepat dan lebih ringan. 1





    Website Codeigniter

    Website Codeigniter

    Keunggulan Codeigniter

    Ada beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain,

    1. Performa cepat: Codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain. Karena tidak menggunakan template engine dan ORM yang dapat memperlambat proses.
    2. Konfigurasi yang minim (nearly zero configuration): tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, namun untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu mengubah sedikit saja pada file di folder config.
    3. Memiliki banyak komunitas: Komunitas CI di indonesia cukup ramai, tutorialnya pun mudah dicari.
    4. Dokumentasi yang lengkap: Codeigniter disertai dengan user_guide yang berisi dokumentasi yang lengkap.
    5. Mudah dipelajari pemula: Bagi pemula, CI sangat mudah dipelajari. Karena CI tidak terlalu bergantung pada tool tambahan seperti composer, ORM, Template Engine, dll.


    Contoh Website yang dikembangkan dengan Codeigniter

    Saat ini ada sekitar 753.660 website yang menggunakan Codeigniter di seluruh dunia, dan di indonesia sendiri terdapat sekitar 17.505 website yang menggunakan Codeingiter. 2

    Berikut ini beberapa website populer di Indonesia yang menggunakan Codeiginter:
    1. jakartaglobe.id
    2. jawapos.com
    3. itb.ac.id
    4. ipb.ac.id
    5. indihome.co.id
    6. cs.kaskus.co.id
    7. sipma.ui.ac.id
    8. epaper.republika.co.id
    9. ibt.ristekdikti.go.id
    10. project.co.id
    11. pu.go.id
    12. mechanical-rally.petra.ac.id
    13. fo3.garena.co.id
    14. ird.widyatama.ac.id
    15. bkddki.jakarta.go.id
    16. idws.id

    Catatan: website ini bisa saja berubah-ubah dan berganti framework Data ini diambil dari buildwith.com pada tanggal 19 Agustus 2020.




    Sejarah Singkat Codeigniter

    Codeigniter pertamakali dibuat oleh EllisLab, sebuah perushaan software yang berbasis di Santa Barbara California. 1 EllisLab merilis Codeigniter pertamakali pada tanggal 28 Februari 2006. Beberapa tahun kemudian…Sudah sekian lama tidak dikembangkan. EllisLab akhirnya ingin memberikan proyek Codeigniter kepada orang lain.


    Pada tanggal 9 Juli 2013, EllisLab mencari pemilik baru Codeigniter. Akhirnya pada tanggal 6 Oktober 2014 pengembangan Codeigniter dialnjutkan dibawa kepengurusan dari British Columbia Institute of Technology (BCIT).

    Lalu..

    Pada tanggal 23 Oktober 2019, Codeigniter Foundation mengambil alih proyek ini dan tidak lagi dibawa kepengurusan BCIT. Codeigniter Foundation adalah yayasan non-profit yang dibentuk untuk pengembangan Codeigniter lebih lanjut. Proyek Codeigniter 4 pun dimulai dengan Jim Parry sebagai project lead. …dan akhirnya pada tanggal 24 Februari 2020 Codeigniter 4 resmi dirilis.

    Tanggal ini diambil, sebagai penghormatan terakhir kepada Jim Parry yang telah meninggal dunia pada tanggal 15 Januari 2020. 3


    Akun Github Jim Parry
    Akun Github Jim Parry
    R.I.P Jim Parry, terimakasih atas kontribusinya di Codeigniter 4.


    Versi dan Perkembangan Codeigntier

    Codeigniter 1 oleh EllisLab (sudah tidak dikembangkan)
    Codeigniter 2 oleh BCIT (sudah tidak dikembangkan)
    Codeigniter 3 oleh BCIT (masih dikembangkan)
    Codeigniter 4 oleh Codeingter Foundation (versi saat ini)
    Codeigniter Versi Berapa yang Harus saya Pelajari?

    Saya merekomendasikan mempelajari Codeigniter 3 atau Codeigniter 4. 

    Dari segi

    Codeigniter 3

    Codeigniter 4

    Versi PHP

    PHP 5.6+

    PHP 7.2+

    Release oleh

    BCIT

    Codeigniter Foundation

    Konsep

    MVC

    MVC

    Site Root

    project root folder

    public folder

    Application folder

    application

    app

    Controller Class

    CI_Controller

    \CodeIgniter\Controller

    Object HTTP req/res

    tidak ada

    Request dan Response

    Model Class

    CI_Model

    \CodeIgniter\Model

    CRUD di Model

    Bikin sendiri

    Sudah disediakan

    Entity Class

    Tidak ada

    Ada

    View

    $this->load->view(x);

    echo view(x);

    View Cell

    tidak ada

    ada

    Load Library

    $this->load->library(x);

    $this->x = new X();

    Middleware

    Tidak ada

    Ada Filters

    FIle .env

    Tidak ada

    Ada

    Command Line Tools

    Tidak ada

    Ada spark




    Karena kedua versi ini masih dikembangkan hingga saat ini.

    Codeigniter 3, adalah codeigniter yang dirilis oleh BCIT dan ditargetkan untuk digunakan pada PHP 5.

    Codeigniter 3 juga bisa digunakan di PHP 7.

    Meskipun sudah ada Codeigniter 4, versi 3 masih tetap dikembangkan.

    Jadi, masih akan ada update terbaru di versi 3 hingga waktu yang belum ditentukan.

    Kita tunggu saja, pengumuman resmi kapan Codeigniter 3 akan dihentikan.

    Sementara itu Codeigniter 4, ditargetkan untuk digunakan pada PHP 7 ke atas. Versi ini dirilis oleh Codeigniter Foundation dan akan menjadi generasi penerus Codeigniter 4.




    Bingung mau belajar yang mana?

    Mari kita coba bandingkan secara detail




    Perbedaan Codeigniter 3 dengan Codeigniter 4
    Dari segi Codeigniter 3 Codeigniter 4
    Versi PHP PHP 5.6+ PHP 7.2+
    Release oleh BCIT Codeigniter Foundation
    Konsep MVC MVC
    Site Root project root folder public folder
    Application folder application app
    Controller Class CI_Controller \CodeIgniter\Controller
    Object HTTP req/res tidak ada Request dan Response
    Model Class CI_Model \CodeIgniter\Model
    CRUD di Model Bikin sendiri Sudah disediakan
    Entity Class Tidak ada Ada
    View $this->load->view(x); echo view(x);
    View Cell tidak ada ada
    Load Library $this->load->library(x); $this->x = new X();
    Middleware Tidak ada Ada Filters
    FIle .env Tidak ada Ada
    Command Line Tools Tidak ada Ada spark

    Nah, itulah beberapa perbandingan dari segi teknis. Semoga kamu bisa menentukan versi Codeigniter yang akan dipelajari. Kalau bedasarkan pilihan pribadi, saya lebih menyarankan belajar yang versi 4, karena punya lebih banyak fitur dan lebih canggih dan juga terupdate.

    Apa Selanjutnya?

    Sejauh ini, kita sudah mengenal Codeigniter. Mulai dari mempelajari sejarah dan asal usulnya. Hingga versi terbaru saat ini. Jika kamu sudah menentukan versi Codeigniter yang akan dipelajari, silahkan lanjutkan ke:


    Persiapan Belajar Codeigniter 3

    Persiapan Belajar Codeigniter 4